Rabu, 14 Desember 2011

Statistika dan Informatika

Apabila ditanya mengenai statistic atau ilmu statistic, kebanyakan orang termasuk beranggapan tentang suatu ilmu yang canggih, yang membutuhkan perhitungan matematis yang sulit dan rumit dan ilmu tersebut baru berkembang pada masa sekarang. Padahal jika dikaitkan dengan pengertian statistic yang termasuk proses pengumpulan dan penyusunan data, ilmu statistic ini sedah sejak lama digunakan manusia untuk berbagai keperluan.
Dimana dari berbagi definisi yang ada, ilmu statistic bisa diartikan secara umum sebagai:“ Metode ilmiah yang terdiri dari proses pengumpulan data, mengorganisasi data tersebut sehingga lebih berarti, menyajikan data, melakukan analisis dengan metode tertentu, serta menarik kesimpulan dari analisis yang dilakukan.”
Sehubungan dengan semakin berkembangnya zaman menyebabkan antara statistik dengan teknologi informasi berkaitan sangat erat. Dengan berkembangnya Teknologi Informasi, yang kemudian diikuti penggunaan internet yang demikian luas, maka mendorong ilmu statistic yang memasuki era baru yang sulit terbayangkan sebelumnya. Bayangkan saja, dengan ilmu pengetahuan yang semakin meningkat, saat ini telah banyak software statistic yang mendukung seperti SPSS, SAS, MiniTab, dan sebagainya. Hal ini membuat proses pengolahan data dengan metode statistic menjadi mudah dan cepat.
Lalu ada pertanyaan mengenai peranan statistika. Mengapa ilmu statistic ini diberikan pada jurusan eksakta yaitu Teknik Informatika?
Untuk menjawab hal ini, kita tidak dapat melihat pada satu aspek saja, misalnya kita hanya melihat jurusan Teknik Informatika saja,namun kita harus melihat pada segala aspek. Apabila kita kuliah pada jurusan Teknik Informatika, kita dapat menggunakan ilmu yang kita peroleh mengenai ilmu-ilmu computer, seperti bahasa pemrograman untuk diaplikasikan pada ilmu statistic. Contohnya, dikarenakan kita mendapatkan ilmu statistic dan kita mengerti serta paham akan ilm statistic itu sendiri maka kita dapat membuat software statistic. Pembuatan software ini ditunjang dengan menggunakan ilmu computer yang kita dapat .
Kemudian aspek lain yang kita lihat adalah kita hidup pada lingkungan yang bukan hanya terfokus pada bidang Informatika saja, melainkan kita hidup pada lingkungan dengan segala aspek yang ada pada sekelilingnya . Kita lanjutkan contoh mengenai pembuatan software statistic, dalam pembuatan kemudian penjualan, dan sebagainya. Kita pasti akan menggunakan teori probabilitas, dimana teori ini merupakan dasar teori statistika induktif, dimana pengambilan keputusan selalu tidak bisa dipastikan kebenarannya, atau dengan kata lain dalam pengambilan keputusan harus diduga probabilitas kesalahannya. Dari hal tersebut akan banyak pertanyaan yang dapat dijawab dari masalah tersebut dengan menggunakan ilmu statistic, seperti “Bagaimana reaksi masyarakat terhadap harga software statistic tersebut?” atau “Apakah promosi yang gencar di televisi menyebabkan penjualan produk yang dipromosikan meningkat? Jika meningkat, berapa perkiraan peningkatan tersebut?”. Maka sudah jelaslah bahwa masing-masing aspek satu sama lain saling berkaitan, dari ilmu computer, ekonomi, hingga social. Dan semuanya itu dapat didukung dengan menggunakan ilmu statistic.
Maka dapat ditarik kesimpulan ,” Mengapa kita mendapatkan ilmu statistic pada jurusan Teknik Informatika?”. Dimana pada saat kita memasuki dunia kerja, kita tidak hanya bergantung pada ilmu computer yang kita punya, namun di dunia kerja kita akan berhadapan dengan hal-hal yang sangatlah kompleks,seperti dari masalah ekonomi, manajemen,social,hukumdan lain-lain. Dimana kita akan dihadapkan dengan pengambilan keputusan. Karenanya ilmu statistic sangat berperan dalam pengambilan berbagai keputusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar