Apabila ditanya mengenai statistic atau ilmu statistic, kebanyakan orang
termasuk beranggapan tentang suatu ilmu yang canggih, yang
membutuhkan perhitungan matematis yang sulit dan rumit dan ilmu tersebut
baru berkembang pada masa sekarang. Padahal jika dikaitkan dengan
pengertian statistic yang termasuk proses pengumpulan dan penyusunan
data, ilmu statistic ini sedah sejak lama digunakan manusia untuk
berbagai keperluan.
Dimana dari berbagi definisi yang ada, ilmu statistic bisa diartikan secara umum sebagai:“ Metode ilmiah yang terdiri dari proses pengumpulan data,
mengorganisasi data tersebut sehingga lebih berarti, menyajikan data,
melakukan analisis dengan metode tertentu, serta menarik kesimpulan dari
analisis yang dilakukan.”
Sehubungan dengan semakin berkembangnya zaman menyebabkan antara
statistik dengan teknologi informasi berkaitan sangat erat. Dengan
berkembangnya Teknologi Informasi, yang kemudian diikuti penggunaan
internet yang demikian luas, maka mendorong ilmu statistic yang memasuki
era baru yang sulit terbayangkan sebelumnya. Bayangkan saja, dengan
ilmu pengetahuan yang semakin meningkat, saat ini telah banyak software
statistic yang mendukung seperti SPSS, SAS, MiniTab, dan sebagainya. Hal
ini membuat proses pengolahan data dengan metode statistic menjadi
mudah dan cepat.
Lalu ada pertanyaan mengenai peranan statistika. Mengapa ilmu statistic
ini diberikan pada jurusan eksakta yaitu Teknik Informatika?
Untuk menjawab hal ini, kita tidak dapat melihat pada satu aspek saja,
misalnya kita hanya melihat jurusan Teknik Informatika saja,namun kita
harus melihat pada segala aspek. Apabila kita kuliah pada jurusan Teknik
Informatika, kita dapat menggunakan ilmu yang kita peroleh mengenai
ilmu-ilmu computer, seperti bahasa pemrograman untuk diaplikasikan pada
ilmu statistic. Contohnya, dikarenakan kita mendapatkan ilmu statistic
dan kita mengerti serta paham akan ilm statistic itu sendiri maka kita
dapat membuat software statistic. Pembuatan software ini ditunjang
dengan menggunakan ilmu computer yang kita dapat .
Kemudian aspek lain yang kita lihat adalah kita hidup pada lingkungan
yang bukan hanya terfokus pada bidang Informatika saja, melainkan kita
hidup pada lingkungan dengan segala aspek yang ada pada sekelilingnya .
Kita lanjutkan contoh mengenai pembuatan software statistic, dalam
pembuatan kemudian penjualan, dan sebagainya. Kita pasti akan
menggunakan teori probabilitas, dimana teori ini merupakan dasar teori
statistika induktif, dimana pengambilan keputusan selalu tidak bisa
dipastikan kebenarannya, atau dengan kata lain dalam pengambilan
keputusan harus diduga probabilitas kesalahannya. Dari hal tersebut
akan banyak pertanyaan yang dapat dijawab dari masalah tersebut dengan
menggunakan ilmu statistic, seperti “Bagaimana reaksi masyarakat
terhadap harga software statistic tersebut?” atau “Apakah promosi yang
gencar di televisi menyebabkan penjualan produk yang dipromosikan
meningkat? Jika meningkat, berapa perkiraan peningkatan tersebut?”. Maka
sudah jelaslah bahwa masing-masing aspek satu sama lain saling
berkaitan, dari ilmu computer, ekonomi, hingga social. Dan semuanya itu
dapat didukung dengan menggunakan ilmu statistic.
Maka dapat ditarik kesimpulan ,” Mengapa kita mendapatkan ilmu statistic
pada jurusan Teknik Informatika?”. Dimana pada saat kita memasuki dunia
kerja, kita tidak hanya bergantung pada ilmu computer yang kita punya,
namun di dunia kerja kita akan berhadapan dengan hal-hal yang sangatlah
kompleks,seperti dari masalah ekonomi, manajemen,social,hukumdan
lain-lain. Dimana kita akan dihadapkan dengan pengambilan keputusan.
Karenanya ilmu statistic sangat berperan dalam pengambilan berbagai
keputusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar